ANALISIS PEMIKIRAN EKONOMI IMAM AL-GHAZALI TENTANG BATASAN KEUNTUNGAN DALAM JUAL BELI

Novitri Nanda Sari(1), Amimah Oktarina(2),


(1) IAIN Bengkulu
(2) IAIN Bengkulu
Corresponding Author

Abstract


Abstract

Profit in selling generally does not have limitations. There is no limit in taking advantage that will encourage traders to take large-scale profits that can result in the difficulty of people in meeting the needs of life. This research aims to know about the limit of profits according to the thought of Imam Al-Ghazali and knowing the reason the Imam Al-Ghazali sets the limitation of profits in the sale and purchase. This research uses a qualitative method that is included in the tribal research that is reporting from various literature such as books, journals, and previous research related to the reservation issues. Existing sources were then analyzed to produce findings based on facts. The results of this study are the Al-Ghazali Imam limits the profit in the sale of 5 - 10% of the purchase price. the reason for Imam Al-Ghazali critically in setting the limits of the profit is to keep humans from greed nature that will make people forget the purpose of life in the world.
Keywords:
Al-Ghazali, Limitation of Profit, Buying and Selling

Abstrak
Keuntungan dalam jual beli umumnya tidak memiliki batasan. Tidak adanya batasan dalam pengambilan keuntungan maka akan mendorong pedagang untuk mengambil keuntungan sebesar-besarnya yang dapat berakibat mempersulit masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang batasan keuntungan menurut pemikiran Imam Al-Ghazali dan mengetahui alasan Imam Al-Ghazali menetapkan batasan keuntungan dalam jual beli. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang termasuk dalam penelitian kepustakaan yaitu penelitian yang bersumber dari berbagai literatur seperti buku, jurnal, dan penelitian terdahulu yang terkait dengan permasalahan peneliti. Dari sumber-sumber yang ada kemudian dianalisis untuk menghasilkan temuan berdasarkan fakta. Hasil penelitian ini adalah Imam Al-Ghazali membatasi keuntungan dalam jual beli yaitu sebesar 5 – 10 % dari harga beli. Adapun yang menjadi alasan Imam Al- Ghazali secara kritis dalam menetapkan batasan keuntungan tersebut adalah untuk menjauhkan manusia dari sifat serakah yang akan membuat manusia lupa akan tujuan dari kehidupan di dunia.
Kata Kunci:
Al-Ghazali, Batasan Keuntungan, Jual Beli

Keywords


Al-Ghazali;Batasan Keuntungan;Jual Beli

References


Al-Ghazali. (2016). Ringkasan Ihya Ulumuddin Imam Al-Ghazali. Terjemahan: Purwati, R. Bandung: Sinar Baru Agensindo.

Al-Ghazali. (2020). Ikhtikar Ihya Ulumuddin. Terjemahan: Majid & Erfinanto. Jakarta: PT Rene Turos Indonesia.

Janwari, Y. (2016). Pemikiran Ekonomi Islam. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Karim, A. (2017). Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam. Jakarta: Rajawali Pers.

Sarwat, A. (2018). Ensiklopedia Fikih Indonesia: 7 Muamalat. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Al-Ghazali, I. (2009). Terjemahan Ihya Ulumuddin : Menghidupkan Ilmu-Ilmu Agama. Terjemahan: A. Musta’in, M. Alwustho, & M. B. Ulum. Bandung: Marja.

Aina, K. (2018). Perilaku Pedagang di Pasar Tradisional Kedungwuni Kabupaten Pekalongan dalam Perspektif Etika Bisnis Islam. 1-20.

Bustami, B. (2017). Perilaku Pedagang Kerajinan dalam Menaikkan dan Mendiskriminasi Harga Pasar ditinjau Menurut Hukum Ekonomi Syari’ah (Studi Kasus di Pasar Beringharjo). Jurnal Al-Qisthu. 49-56.

Hafidz, M. (2013). The Magnificent Seven Etika Bisnis Al-Ghazali ( Relevansi Etika Bisnis al-Ghazali dengan Dunia Bisnis Modern ). Jurna:Hukum Islam. 87-102.

Hardi, E. A. (2020). Etika Produksi Islami: Maslaha dan Maksimalisasi Keuntungan. Jurnal El-Jizya. 98-119.

Hijriah, H. Y. (2016). Spiritualitas Islam dalam Kewirausahaan. Jurnal Peradaban Islam. 187-208.

Imama, L. S. (2014). Konsep dan Implementasi Murabaha pada Produk Pembiayaan Bank Syariah. Jurnal Iqtishadia. 221-247.

Abbas, Al-Aali, & Al-Owaihan. (2013). Islamic Perspectives on Profit Maximization. Jurnal Bus Ethics. 467–475.

Jamaluddin. (2017). Konsep Dasar Muamalah & Etika Jual Beli (Al-Ba’i) Perspektif Islam. Jurnal Pemikiran Keislaman. 289-316.

Johari, E. (2020). Pandangan Fiqh Muamalah terhadap Kenaikan Harga Makanan di Objek Wisata Pantai Panjang Bengkulu. Jurnal Aghinya. 167–179.

Minu, I. W. (1390). Fleksibilitas Profit Dalam Ekonomi Islam. Jurnal Ilmiah Al Tsarwah. 102–113.

Mohamad, M. T., Borhan, Shuib, Azam, Mohamad, S. (2012). Analisis Kaedah Pengukuran Untung (Al-Ribh) dari Perspektif Muamalat Islam. Jurnal Teknologi (Social Sciences). 135–140.

Mohamad, S. (2002). Ciri-ciri Keuntungan Menurut Perspektif Islam. Jurnal Syariah. 121–137.

Mubarokah, S. (2020). Analisis Pemikiran Ekonomi Yusuf Qardhawi Tentang Mengambil Keuntungan Berlebihan Dalam Jual-Beli. Jurnal Ilmiah Mahasiswa. 1-15.

Nasution, A. M. (2018). Batasan Mengambil Keuntungan Menurut Hukum Islam. Jurnal El-Qanuny. 88-100.

Puspita, E., & Kusumaningtyas, D. (2018). Manajemen Laba: Laba pada Pedagang Tradisional dengan Sudut Pandang Fenomenologi. Jurnal Majalah Ekonomi. 228–239.

Rokhmad. (2011). Studi Ma’ ani Al-Hadits (Hadis-Hadis Tentang Laba Perdagangan). 149–168.

Rusdianto, O. N. (2013). Skripsi Makna Keuntungan pada Para Pedagang Muslim di Pusat Grosir Surabaya (PGS). Dipublikasikan:Perpustakaan Universitas Airlangga. 74-75.

Safira, D., & Fatriansyah, A. I. A. (2020). Bisnis jual beli online dalam perspektif islam. Jurnal Hasil Kajian Dan Penelitian Dalam Bidang Keislaman Dan Pendidikan. 57–68.

Syamsuri & Ridwan. (2019). Konsep Adil dan Ihsan dalam Transaksi Ekonomi menurut Imam Al-Ghazali dan Pengaruh Tasawuf Terhadapnya (Studi Analisis Terhadap Kitab Ihya al-Ulum al-Din). Jurnal Pemikiran Islam. 67–92.

Wafirotin & Marsiwi. (2015). Persepsi Keuntungan Menurut Pedagang Kaki Lima di Jalan Baru Ponorogo. Jurnal Ekulilibrium. 24–36.


Full Text: PDF

Article Metrics

Abstract View : 0 times
PDF Download : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.