MENEGUHKAN KONSEP ISLAM NUSANTARA SEBAGAI PERSPEKTIF ALTERNATIF KONTRA IDEOLOGI RADIKALISME DAN TERORISME

Mahathir Muhammad Iqbal(1),


(1) Universitas Islam Raden Rahmat Malang
Corresponding Author

Abstract


Kita sangat memerlukan narasi-narasi alternatif yang mampu melumpuhkan propaganda kaum ekstremis dan reproduksi narasi kekerasan. Tema Islam Nusantara ini jadi sangat penting karena dua hal. Pertama, konteks global. Konteks global ini harus jadi keprihatinan bersama karena Islam sebagai agama rahmatan lil alamin telah dicemarkan sedemikian rupa oleh kelompok-kelompok ekstrem, dengan menampilkan wajah Islam yang beringas dan menyeramkan. Mereka menganggap hanya paham dan kelompok mereka yang paling benar, sedangkan paham dan kelompok lain dianggap sesat dan kafir sekalipun sesama Muslim. Kelompok ini kemudian dikenal dengan al-takfiriyyun. Kedua, konteks nasional. Harus diakui konteks global tersebut juga menjalar ke ruang republik. Secara ideologis dan teologis, paradigma "Negara Islam" bukanlah hal yang baru dalam perjalanan sejarah republik. Mereka yang mengamini ideologi tersebut sudah tumbuh benih-benihnya sejak lama dan terus berkembang meskipun secara sembunyi-sembunyi.

Kata Kunci: narasi alternatif, islam nusantara, konteks global, konteks nasional


Keywords


Islam Nusantara;Sharia Bussines Management; Human Resource Management; Economics Education; AKADEMIK;Sharia; SYARIAH; Financial; Banking; Islamic;

References


Daftar Pustaka

Amstrong, Karen. (2002). ISLAM: Sejarah Singkat. Penerbit Jendela Yogyakarta

Abdalla, Ulil Abshar. (2005). Menjadi Muslim Liberal. JIL dan Freedom Institute Jakarta.

Huda, Nor. (2007). Islam Nusantara; Sejarah Sosial Intelektual Islam Di Indonesia. AR-Ruzz Media Yogyakarta, 2007.

Muhammad, Reno. (2014). ISIS: Mengungkap Fakta Terorisme Berlabel Islam. Noura Books.

Tibi, Bassam. (2000). Ancaman Fundamentalisme: Rajutan Islam Politik dan Kekacauan Dunia Baru. Tiara Wacana Yogya.

Setiawan, Zudi. (2007). Nasionalisme NU. Aneka Ilmu Semarang.

Mujamil, Qomar. (2012). Fajar Baru Islam Indonesia? Kajian Komprehensif Atas Arah Sejarah dan Dinamika Intelektual Islam Nusantara. Mizan Pustaka

Sumber Dari Internet

http://internasional.kompas.com/read/2016/07/15/06522301/teror.di.perancis.truk.hantam.kerumunan.tewaskan.sedikitnya.73.orang (Diakses Pada 18 April 2018).

http://www.duniapendidikan.id/2017/11/radikalisme-dikalangan-profesional.html (Diakses pada 14 April 2018).

http://news.liputan6.com/read/2365583/153-orang-tewas-dalam-6-serangan-teror-di-paris (Diakses Pada 18 April 2018).

http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/03/160322_live_brussels (Diakses Pada 18 April 2018).

http://tv.liputan6.com/read/2548377/video-ini-identitas-pelaku-bom-bunuh-diri-madinah (Diakses Pada 18 April 2018).

http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/07/160705_indonesia_solo_bom (Diakses Pada 18 April 2018).

https://conveyindonesia.com/api-dalam-sekam-intoleransi/ (Diakses Pada 14 April 2018).

Artikel Dari Koran

Fathurrahman Ghufron, “Selamatkan Mahasiswa Dari Jebakan Radikalisme”, Kompas 24 februari 2018. Hal 7.

Haq, Fajar Riza Ul, “Minoritas Yang Mengancam”, Kompas, 13 Februari 2016. Hal 6

Haq, Fajar Riza Ul, “Dunia Tanpa Kaum Ekstremis”, Kompas, 29 Maret 2016. Hal 7

Hidayat, komaruddin, “Terorisme dan Negara Gagal”, Kompas, 28 November 2015. Hal 6

Iqbal, Mahathir Muhammad, “Reaktualisasi Islam Nusantara”, Koran Pagi, 22 Oktober 2015. Hal 6.

Misrawi, Zuhairi, “Meneguhkan Islam Nusantara”, Kompas, 1 Agustus 2015. Hal 6

Misrawi, Zuhairi, “Melumpuhkan NIIS”, Kompas, 27 januari 2016. Hal 7.

Misrawi, Zuhairi, “Ancaman Global NIIS”, Kompas, 19 November 2015. Hal 7

Siroj, Said Aqil, “Deradikalisasi Nusantara”, Kompas, 20 Januari 2016. Hal 6

Zaini, A Helmi Faishal, “ Islam Nusantara Untuk Perdamaian Dunia”, Kompas, 10 Mei 2016. Hal 7.


Full Text: PDF

Article Metrics

Abstract View : 144 times
PDF Download : 213 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.