UPAYA PENERAPAN TEKNIK MEMBACA KRITIS DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN KEMAMPUAN MEMAHAMI ARTIKEL BERITA DI MEDIA MASSA

Welti Wediasti(1),


(1) STIESNU BENGKULU
Corresponding Author

Abstract


Abstrak
Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk (1) mengetahui apakah penerapan teknik membaca kritis dapat meningkatkan aktivitas dan kemampuan memahami artikel berita di media massa siswa kelas II SMP Negeri 4 Bengkulu, dan (2) menentukan langkah-langkah yang tepat dalam menerapkan teknik membaca kritis guna meningkatkan aktivitas belajar dan kemampuan siswa dalam memahami artikel berita pada media massa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Bengkulu, sedangkan objeknya adalah upaya guru dalam meningkatkan aktivitas belajar dan kemampuan siswa dalam memahami artikel berita pada media massa. Pengumpulan data aktivitas belajar dilakukan dengan pemantauan dan prestasi belajarnya digunakan tes. Untuk melengkapi data utama dilakukan wawancara dengan siswa setelah proses pembelajaran selesai. Hasil pemantauan dan wawancara dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif. Hasil tes dianalisis dengan menggunakan penskoran dan penilaian ketuntasan belajar. Simpulan dari hasil penelitian ini adalah pengupayaan penerapan teknik membaca kritis dapat meningkatkan aktivitas belajar dan berpengaruh terhadap peningkatakan prestasi belajarnya. Nilai rata-rata aktivitas belajar secara klasikal pada pratindakan 6, 4 (kategori cukup), tindakan I 6,8 (kategori cukup), dan tindakan II 7,8 (kategori hampir baik), sedangkan nilai prestasi belajarnya pada pratindakan 6,80 (kategori cukup), tindakan I 70,00 (kategori lebih dari cukup), dan tindakan II 8,15 (kategori baik). Peningkatan nilai aktivitas dari pratindakan sampai dengan tindakan II adalah 1,4 dan prestasi belajarnya 1,30. Oleh karena itu, hasil temuan ini dapat direkomendasikan kepada guru-guru bahasa Indonesia SMP Negeri 4 Bengkulu sebagai satu alternatif dalam mengupayakan penerapan teknik membaca kritis guna meningkatkan aktivitas dan prestasi belajarnya. Setidak-tidaknya dapat dijadikan refrensi dalam upaya meningkatkan aktivitas dan prestasi belajarnya dalam memahami bacaan, khususnya pada artikel di media massa.
Kata kunci : tenik membaca, membaca kritis, aktivitas, prestasi belajar, artikel berita.

References


Ambary Abdullah, 1983. Intisari Tata Bahasa Indonesia Untuk SLTP. Bandung : Djatmika.

Depdikbud. 1986. Petunjuk Pelaksanaan Penilaian. Jakarta : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Deptikbud. 1994. Kurikulum Pendidikan Dasar, GBPP Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama. Jakarta. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Deptikbud, 1996. Petunjuk Teknis Pengajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Jakarta : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Harja Sujana, Ahmad, S. et. al. 1988. Membaca. Jakarta : Karunia.

Haryadi dkk. 1997. Peningkatan Keterampilan Berbahasa Indonesia. Jakarta : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Oka, I Gusti Ngurah. 1983. Pengantar Membaca dan Pengajarannya. Surabaya : Usaha Nasional.

Syamsuddin. H, 1997. Studi Wacana Bahasa Indonesia. Jakarta : Depdikbud, Bagian Proyek Penataran Guru SLTP Setara D-III.

Tampubolon, DP. 1987. Kemampuan Membaca Efektif dan Efisien. Bandung : Angkasa.

Winarso. S. 1984. Pengantar Interaksi Belajar Mengajar. Bandung : Tarsito


Full Text: PDF

Article Metrics

Abstract View : 0 times
PDF Download : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.